Investor China Pilih Malaysia dan Singapura untuk Amankan Aset
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para konglomerat Asia, terutama dari China, memindahkan aset mereka ke Malaysia dan Singapura. Banyak investor China membeli properti di Kuala Lumpur, Melaka, dan Penang karena harga lebih murah dibanding Singapura. Sekaligus, emas dari Dubai dialihkan ke Singapura yang menjadi 'safe haven' karena stabilitas politik, perlindungan hukum kuat, dan rezim pajak ramah investor. CEO Maybank Singapura Alvin Lee menyatakan Singapura tetap menarik bagi kekayaan offshore, terutama setelah konflik di Timur Tengah mengangkat kembali modal yang sebelumnya menuju Dubai. Portofolio superkaya terus diversifikasi ke properti dan logam mulia akibat ketidakpastian pasar finansial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 06.25
Malaysia Kebanjiran Duit Konglomerat China
Detik.com · 10 September 2026 pukul 10.47
Orang Kaya China Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.58
Singapura Kalah, Ramai Orang Kaya China Kini Pindahkan Duit ke Sini
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 12.00
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000, Segramnya Jadi Rp2,6 Juta
Berita terkait
Keluarga Kaya China Kembali Lirik Singapura, Keamanan Jadi Alasan Utama
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.00
Starbright China Bangun Proyek Rp 1,25 T di IKN, 100 Apartemen Sudah Dipesan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35
Turun Rp 26 Ribu! Cek Rincian Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini
JawaPos · 11 September 2026 pukul 11.30
Tips MotionTrade: Mengenal ETF Emas di Pasar Modal
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 11.27