Gurun Terkering di Bumi Mendadak Dipenuhi Bunga Warna-warni, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gurun Atacama di Chile mengalami fenomena 'desierto florido' atau gurun berbunga, di mana lanskap tandus berubah menjadi hamparan bunga warna-warni. Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan ekstrem akibat Super El Nino, dengan beberapa lokasi mencatat hujan hingga 190 milimeter. Luas area pembungaan mencapai 17.000 kilometer persegi, menjadikannya yang paling ekstensif sejak tahun 1997.
Fenomena ini terjadi karena benih dan umbi dari lebih dari 200 spesies tanaman, termasuk spesies endemik garra de león, yang selama ini dorman di bawah tanah aktif kembali saat mendapat air dan kelembapan yang tepat. Selain tanaman, telur invertebrata dan reptil juga ikut terbangun. Ledakan kehidupan ini bersifat sementara dan akan berakhir saat musim kering kembali, meninggalkan benih yang menunggu siklus hujan berikutnya.
Bagikan
Berita terkait
Gurun Terkering di Bumi Mendadak Bersalju, Apa yang Terjadi?
Detik.com · 3 September 2026 pukul 05.45
Ngeri! Super El Nino 2026 Bisa Picu Cuaca Ekstrem di Dunia
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 05.45
Mentan: Pemerintah jaga produksi padi di tengah ancaman El Nino 2026
ANTARA News · 4 Oktober 2026 pukul 17.44
Dampak El Nino Terhadap Produksi Beras RI Memburuk
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 06.45