Hacker Peretas Ribuan Website untuk Judol Raup Rp500 Juta, Belajar Autodidak dari Facebook
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi mengungkap aktivitas Adjani Ardhian Kusuma, seorang hacker dari Demak, Jawa Tengah, yang meretas ribuan website untuk menyusupi konten perjudian online. Tersangka beroperasi sejak 2022 dan telah meretas 1.830 website sejak tahun 2023, terdiri dari 1.570 situs luar negeri dan 260 dalam negeri.
Website yang diretas dijual melalui grup Facebook dan Telegram dengan harga Rp100 ribu hingga Rp1 juta per situs. Dari kegiatan ini, tersangka diduga menghasilkan sekitar Rp15 juta per bulan, dengan total keuntungan mencapai Rp300 juta hingga Rp500 juta sejak 2023. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Adjani mempelajari teknik peretasan secara otodidak melalui grup media sosial Facebook yang membahas peretasan dan keamanan siber. Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Bimo Ariyanto, mengonfirmasi temuan ini dalam konferensi pers pada 30 Juli.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.35
Hacker di Jatim Jual Ratusan Website Sekolah dan Pemerintah buat Promosi Judol
Berita terkait
Polisi Ungkap Alasan Hacker Asal Demak Retas 260 Website Tuk Promo Situs Judol, Ternyata
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 18.30
3 Fakta Sindikat Judol Bertransaksi Rp 890 M yang Dibongkar Bareskrim
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.11
Modus Sindikat Judi Online di Tangerang, Perputaran Tembus Rp 2 M
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.07
Akun WhatsApp Diblokir Mendadak Jadi Korban Judol, Begini Modusnya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.25