Polisi Ungkap Alasan Hacker Asal Demak Retas 260 Website Tuk Promo Situs Judol, Ternyata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Jawa Timur mengungkap kasus peretasan 260 website oleh hacker asal Demak, Adjani Ardhian Kusuma. Tersangka meretas website milik sekolah, universitas, instansi pemerintah, dan perusahaan swasta untuk mempromosikan judi online. Dirresiber Polda Jatim menjelaskan bahwa website sekolah menjadi target utama karena memiliki jumlah pengunjung yang tinggi, sehingga promosi judi online dapat diakses lebih banyak orang.
Berdasarkan penyidikan, rincian korban peretasan meliputi 80 website sekolah, 20 website universitas, 13 website instansi pemerintahan, dan 147 website perusahaan swasta. Website yang diretas kemudian dijual kepada pihak lain dengan harga mulai Rp100 ribu hingga Rp1 juta, tergantung pada jenis dan kelengkapan data. Kasus ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memutus rantai promosi judi online melalui ruang siber.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.35
Hacker di Jatim Jual Ratusan Website Sekolah dan Pemerintah buat Promosi Judol
Berita terkait
Hacker Peretas Ribuan Website untuk Judol Raup Rp500 Juta, Belajar Autodidak dari Facebook
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.47
Polda Jatim Ungkap Modus Hacker Pilih Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.01
Polda Jatim Tangkap Peretas Website untuk Promosi Judol, Sasar Kampus hingga Instansi
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 17.32
Bobol Ratusan Website untuk Mempromosikan Judi Online, Hacker Asal Demak Diringkus Polda Jatim
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 14.45