Harta Karun Tanah Jarang 15,9 Juta Ton di Norwegia Segera Digali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Norwegia menargetkan penyelesaian rencana eksploitasi cadangan logam tanah jarang Fensfeltet paling lambat tahun 2028. Terletak 150 km barat daya Oslo, kawasan ini menyimpan 15,9 juta ton oksida tanah jarang, terutama neodymium dan praseodymium yang krusial untuk magnet permanen pada kendaraan listrik, energi terbarukan, dan peralatan pertahanan.
Proyek ini strategis bagi Eropa untuk mengurangi ketergantungan impor, terutama dari China yang memasok 46,3% dari total 12.900 ton impor logam tanah jarang Uni Eropa tahun 2024. Rare Earths Norway berencana menerapkan konsep 'tambang tak kasatmata' di bawah tanah guna meminimalisir dampak lingkungan, mengingat lokasi tambang berada di hutan alam tua yang menjadi habitat 78 spesies terancam punah.
Bagikan
Berita terkait
250 PLTU RI Berpotensi Simpan 'Harta Karun' Masa Depan Dunia
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 09.00
RI Akan Sulit Kembangkan LTJ, Beberapa Negara Sudah Kunci Teknologinya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.40
Potensi Biomassa RI 83,4 Juta Ton, PLN EPI Buka Peluang Kolaborasi
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.20
Pemerintah akan Perjelas Larangan Ekspor Logam Tanah Jarang
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 15.10