Heboh Fisikawan Klaim Temukan 'Lokasi Tuhan'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang fisikawan, Dr. Michael Guillén, menyatakan telah menemukan 'lokasi Tuhan' di tepi alam semesta yang dapat diamati. Lokasinya berjarak 439 triliun km atau sekitar 46 miliar tahun cahaya dari Bumi. Namun, Guillén menekankan istilah ini hanya metafora untuk menjelaskan batas pengetahuan manusia dalam kosmologi, bukan klaim teologis. Batas alam semesta teramati muncul karena cahaya memiliki kecepatan terbatas dan alam semesta terus mengembang. Hanya cahaya dari wilayah tertentu yang sempat mencapai Bumi sejak Big Bang 13,8 miliar tahun lalu. Di luar batas tersebut, ada galaksi lain yang tidak dapat diamati karena cahayanya belum mencapai Bumi. Klaim ini sebenarnya merupakan cara menarik untuk menyampaikan keterbatasan manusia dalam memahami alam semesta secara utuh.
Bagikan
Berita terkait
Interaksi Dark Matter dan Dark Energy Diungkap, Misteri Besar Antariksa
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 08.10
Ledakan Sinyal Misterius di Alam Semesta Jadi Kunci Buka Misteri Kosmik
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.03
Peta 3D Alam Semesta DESI Ungkap 4 Miliar Objek Kosmik
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.05
Temuan Baru Ralat Teori Dunia Tercipta yang Selama Ini Dipercaya
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 09.05