Hewan yang Dikira Punah 66 Juta Tahun Lalu Ditemukan di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 22 Desember 1938, Marjorie Courtenay-Latimer, kurator Museum Timur London di Afrika Selatan, menemukan ikan langka yang sudah dianggap punah selama 66 juta tahun. Ikan tersebut kemudian diidentifikasi sebagai coelacanth atau Latimeria chalumnae, seekor ikan purba yang sebelumnya hanya diketahui dari fosil. Penemuan ini mengejutkan komunitas ilmiah global karena coelacanth dianggap telah punah sejak masa kepunahan dinosaurus. Ikan ini memiliki ciri fisik unik seperti sisik keras, empat sirip, dan ekor aneh yang mirip anak anjing, dengan panjang hampai 1,5 meter dan warna biru keunguan dengan bintik putih. Setelah penemuan pertama ini, James Leonard Brierley Smith dari Universitas Rhodes menjadi kunci dalam mengonfirmasi spesies tersebut. Sebulan setengah kemudian, pada 1997, coelacanth Indonesia atau Latimeria menadoensis ditemukan di Manado, Sulawesi, sebagai fosil hidup lain dari spesies yang sama. Baru-baru ini, ikan ini juga dilaporkan ditemukan di laut dalam Maluku Utara. Menurut International Union for Conservation of Nature, coelacanth termasuk dalam kondisi sangat terancam punah, meskipun beberapa individu masih ditemukan di laut.
Bagikan
Berita terkait
Kapan Gempa Megathrust Bakal Guncang Indonesia? Ini Kata Ahli
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.30
Jadwal Asian Games 2026: Panjat Tebing Putri Jadi Andalan Indonesia Raih Emas
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 07.20
Dunia Berlomba Bangun Data Center, Kapasitas RI Bakal Capai 1,5 GW
kumparan · 30 September 2026 pukul 04.00
Ombudsman Temukan Pungli Rp250 Juta untuk HP dan Rp500 Ribu Pindah Kamar di Rutan Pondok Bambu
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 01.00