Ikan 'Aneh' Muncul di India Usai Banjir Nepal, Warga Dilarang Makan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir besar di Nepal membawa ikan-ikan berukuran besar dan tidak biasa ke wilayah Bihar, India melalui Sungai Gandak dan Kosi. Pemerintah Bihar memperingatkan warga agar tidak membeli, menjual, atau mengonsumsi ikan yang ditangkap dari aliran banjir karena belum teridentifikasi dan berpotensi mengandung pencemaran dari limbah dan bangkai hewan. Beberapa nelayan melaporkan menangkap ikan hingga 45 kilogram, dan sejumlah warga yang mengonsumsi ikan tersebut dilaporkan sakit. Departemen Sumber Daya Susu, Ikan, dan Hewan Bihar menegaskan bahwa ikan yang tidak dikenal tidak boleh dikonsumsi tanpa konfirmasi dari otoritas terkait. Sebagian ikan yang masuk keperkirakan merupakan Goonch catfish (Bagarius bagarius) yang berstatus terancam punah menurut IUCN. Banjir juga membawa lumpur, puing, dan jasad manusia serta hewan, meningkatkan risiko pencemaran air dan penyakit seperti diare, kolera, dan demam berdarah. Pemerintah mendorong warga yang mengalami gejala seperti muntah, diare, atau kesulitan bernapas untuk segera mendapatkan pertolongan medis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.26
Korban Banjir Nepal Tembus 1.280 Jiwa, Pencarian Terus Berlanjut
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 14.20
Korban tewas banjir Nepal-China 1.280 orang, 5.260 masih hilang
Detik.com · 4 September 2026 pukul 13.26
9 Hari Terjebak Usai Banjir Nepal, 2 Orang Berhasil Diselamatkan
VOI · 3 September 2026 pukul 16.00
Korban Tewas Banjir Nepal Bertambah Menjadi 1.252 Jiwa, Keluarga Gelar Pemakaman Simbolis
Berita terkait
Negara Lumpuh Dihantam Banjir Bandang, Grup WhatsApp Jadi Penyelamat
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 15.15
Update Banjir Nepal: Negara Tekor Rp45 T, Ribuan Orang Masih Hilang
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.25
Rumah Viral Nepal Berusia 40 Tahun, Pemilik Ungkap Rahasia Kekuatannya
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.50
Kisah Keluarga Nepal Selamat di 'Rumah Ajaib': Kami Sudah Pasrah
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.15