Ilmuwan Bongkar Matahari-Bulan Bisa Picu Gempa Bumi, Ini Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian baru mengungkapkan bahwa gravitasi Matahari dan Bulan, yang menyebabkan pasang surut, juga dapat memengaruhi aktivitas gempa bumi. Tekanan pasang surut yang sangat kecil, sekitar beberapa kilopaskal, dapat memicu gempa bumi lambat yang merambat di dalam batuan. Gempa jenis ini tidak terasa di permukaan karena energinya melepaskan sangat perlahan. Studi ini diterbitkan di jurnal JGR Solid Earth dan menggunakan model simulasi untuk menganalisis interaksi antara pasang surut dan patahan lempeng tektonik. Para peneliti menemukan bahwa amplitudo dan durasi gangguan pasang surut memengaruhi jenis respons patahan, dengan amplitudo rendah menyebabkan pergeseran perlahan, sementara amplitudo tinggi dapat memicu gempa yang lebih kuat. Fenomena ini mirip dengan pendorong ayunan dengan ritme yang tepat untuk memperbesar gerakannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 16.45
Zona Megathrust Kepung RI Berubah, Ahli Jepang Tunjuk Wilayah Bahaya
Berita terkait
Matahari dan Bulan Bisa Picu Gempa, Ilmuwan Jelaskan Pengaruhnya
Detik.com · 30 September 2026 pukul 12.48
Penelitian Terbaru: Gravitasi Matahari dan Bulan dapat Memicu Gempa Bumi
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 17.31
Kapan Gempa Megathrust Bakal Guncang Indonesia? Ini Kata Ahli
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.30
Mengenal Megathrust, Potensi Gempa dan Sebarannya di Indonesia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.55