Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ilmuwan Sukses Ciptakan Virus Pakai AI, Picu Pro Kontra

Ilmuwan dari Arc Institute dan Stanford University berhasil menciptakan virus bakteriofag yang dirancang oleh kecerdasan buatan (AI) untuk pertama kalinya. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Science dan menggunakan model bahasa genom (Evo 1 dan Evo 2) yang dilatih dengan triliunan nukleotida untuk mempelajari kode genetik. Dalam eksperimen, model dilatih menggunakan 15.000 virus dari famili Phi X-174 yang hanya menginfeksi bakteri E. coli. Hasilnya, Evo berhasil menghasilkan sekitir 700.000 calon virus, dari mana 16 akhirnya berfungsi dengan benar di laboratorium. Virus ini ditujukan untuk mengobati infeksi persisten pada pasien dengan menggunakan terapi phage. Peneliti sengaja mengecualikan kode genetik untuk virus yang dapat menginfeksi manusia, hewan, atau tumbuhan untuk mengurangi risiko bahamanya. Penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan terapi phage dan bioteknologi, namun juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait biosafety dan biosecurity. Para ilmuwan dari Johns Hopkins University memperingatkan bahwa meskipun AI generatif kini mampu menciptakan genom virus yang berfungsi, tata kelola yang aman untuk mengatur teknologi ini belum tersedia. Mereka menyarankan agar penelitian terhadap patogen yang berpotensi menginfeksi manusia, hewan, atau tumbuhan tidak dilanjutkan hingga aturan yang jelas ada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait