Indonesia Rawan Bencana, Pengamat Dorong Sistem Peringatan Dini Terhubung ke HP
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia perlu memperkuat Early Warning System (EWS) untuk menangani beragam bencana alam yang sering terjadi di kawasan Ring of Fire, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, dan kebakaran hutan. Menurut Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi, sistem peringatan dini saat ini masih bergantung pada mekanisme manual dan perlu dikembangkan menjadi sistem yang lebih canggih serta terintegrasi. Saat ini, informasi kebencanaan disampaikan melalui koordinasi antara lembaga terkait dengan operator telekomunikasi dan penyelenggara penyiaran, seperti pengiriman notifikasi ke ponsel dan tampilan running text di televisi. Namun, sistem ini belum optimal karena belum sepenuhnya terhubung dan terpusat. Heru menekankan bahwa pengembangan EWS nasional membutuhkan kolaborasi antara kementerian atau lembaga kebencanaan, operator seluler, dan lembaga penyiaran agar peringatan dapat sampai ke masyarakat lebih cepat dan melalui banyak kanal. Sistem ini juga perlu didukung dengan anggaran yang cukup untuk transformasi menjadi sistem yang lebih cerdas dan terintegrasi. DetikINET telah menghubungi Kementerian Komdigi terkait pengembangan EWS, namun belum mendapatkan respons resmi pemerintah hingga berita ini ditayangkan.
Bagikan
Berita terkait
Video: Daya Tahan Bisnis RI Hadapi Ancaman Erupsi Gunung - Karhutla
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 11.10
Puan Dukung Pemerintah Tambah Angaran Mitigasi Bencana: Harus Bermanfaat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.28
Hadapi Bencana Beruntun, Prabowo Minta Pemerntah Belajar
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.50
Indonesia Negara Cincin Api, Prabowo: Dana Mitigasi Bencana Harus Naik
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.20