Video: Daya Tahan Bisnis RI Hadapi Ancaman Erupsi Gunung - Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia terletak di wilayah Ring of Fire akibat pertemuan tiga lempeng tektonik besar, sehingga rawan bencana vulkanik dan gempa bumi seperti erupsi Anak Krakatau dan gempa NTT. Selain itu, risiko iklim seperti kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menghancang ancaman bagi keselamatan warga hingga sektor ekonomi dan bisnis nusantara. Menurut Salma Laiqa, ESG Analyst CNBC Indonesia Research, bencana alam dan perubahan iklim menjadi 'stress test' bagi daya tahan dunia usaha di tiga dimensi ESG. Dari sisi lingkungan, kondisi ini menguji ketahanan aset dan operasional bisnis. Secara sosial, dampacovannya meluas kepada pekerja, masyarakat, dan sistem kesehatan. Sementara dari sisi tata kelola, bencana ini memperlihatkan sejauh mana bisnis mampu bertahan dan berkelanjutan menghadapi situasi genting. Analisis dampak dan antisipasi risiko iklim dan bencana menjadi penting untuk menjaga ketahanan bisnis di tengah ancaman yang semakin kompleks.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 18.02
DPR Dorong Penanganan Terpadu Karhutla dan Kebencanaan Lintas Kementerian
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.32
DPR Dorong Penanganan Terpadu Karhutla dan Kebencanaan Lintas Kementerian
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.28
Puan Dukung Pemerintah Tambah Angaran Mitigasi Bencana: Harus Bermanfaat
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 07.42
Qodari: Prabowo Pastikan Persoalan Dalam Negeri Tertangani Sebelum ke Luar Negeri
Berita terkait
Ragam Arahan Prabowo soal Karhutla hingga Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 8 September 2026 pukul 03.17
Qodari: Prabowo Pastikan Persoalan Dalam Negeri Tertangani Sebelum ke Luar Negeri
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.40
Hadapi Bencana Beruntun, Prabowo Minta Pemerntah Belajar
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.50
Prabowo Akui Penanganan Karhutla Masih Ada Keterlambatan
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.15