Infrastruktur hingga Kesiapan "Digital Talent", PR RI Akselerasi Inves
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Infrastruktur digital dan talenta digital menjadi komponen kunci yang diperlukan Indonesia untuk mendukung akselerasi investasi kecerdasan buatan (AI) global. Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menarik investasi AI, sebagaimana tercermin dari komitmen AWS senilai USD 5 miliar selama 15 tahun untuk pengembangan data center dan teknologi AI.
Menurut Anthony, dukungan terhadap investasi AI tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada ketersediaan tenaga ahli digital. Indonesia masih menghadapi tantangan talent gap dalam bidang AI, sehingga penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten.
Untuk menjawab tantangan ini, AWS melalui program "Indonesia Pandai" menyelenggarakan pelatihan gratis terkait cloud computing dan AI. Program ini bertujuan meningkatkan kapabilitas digital talent agar dapat mendukung pertumbuhan dan adopsi AI di berbagai sektor di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 18.16
Kebutuhan Lahan dan Listrik untuk Pusat Data di Indonesia Terus Meningkat
Berita terkait
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Wall Street Restui 'Gagasan Besar' Jensen Huang, USD 500 Miliar Siap Mengalir ke Infrastruktur AI
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 02.52
BATIC 2026: Membuka Jalan Menuju Masa Depan AI, Konektivitas, dan Infrastruktur Digital
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.50
Adopsi AI di Sektor Publik Dihantui Bahaya Infrastruktur Jadul
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 13.10