Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Investasi AI Terus Diguyur, Data Center Harus Cetak Pendapatan Rp94.000 Triliun Supaya Gak Tekor

Bain & Company memproyeksikan industri AI harus menghasilkan pendapatan US$6 triliun (Rp94.000 triliun) per tahun pada 2031 untuk menopang investasi infrastruktur AI mencapai US$1,5 triliun per tahun. Namun, pendapatan AI saat ini hanya mencapai US$1,8 triliun, menyisakan kesenjangan US$4,2 triliun yang harus ditutup melalui inovasi baru. David Crawford Bain menyatakan infrastruktur AI dibangun lebih cepat daripada pertumbuhan permintaan, sehingga butuh gelombang inovasi yang lebih besar dari telepon seluler dan komputasi awan. Microsoft, Google, Amazon, Meta, dan Oracle diproyeksikan menggelontorkan US$780 miliar untuk pembangunan data center pada 2026. Investasi AI memerlukan tambahan pertumbuhan 1% PDB global setiap tahun, sementara perangkat keras data center harus diperbarui secara berkala, menambah beban biaya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait