Inovasi Drone EagleEye Disiapkan Kemenhut Sebagai Solusi Penanganan Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan mengembangkan EagleEye Tactical SAR System, sebuah platform Drone Command Center untuk pemantauan taktis aktual. Inovasi ini mengintegrasikan penginderaan jauh drone dengan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung misi pencarian dan penyelamatan (SAR), penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta perlindungan satwa liar. Teknologi ini telah meraih Juara I Open Tournament Piala Panglima TNI 2026 kategori Pengembangan Drone Militer, SAR dan Bantuan Bencana.
Sistem EagleEye mampu memantau titik api, ketebalan asap, serta mengidentifikasi petugas pemadam dan satwa liar berbasis AI. Untuk efisiensi, sistem menggunakan dua metode pemrosesan: Cloud AI Server untuk presisi tinggi dan Local Edge AI Agent untuk wilayah dengan konektivitas terbatas. Fitur tambahan meliputi modul pemrosesan citra malam berbasis Python, analisis video pasca-penerbangan, dan distribusi peringatan taktis dengan latensi rendah.
Bagikan
Berita terkait
Cegah Karhutla, BRIN Bakal Perbarui Teknologi AI untuk Deteksi Dini Hotspot
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.34
Kepala BRIN: Presiden Tekankan Pencegahan Karhutla ke Depan Berbasis Desa
Detik.com · 24 September 2026 pukul 22.51
BRIN Dorong Deteksi Dini Karhutla Berbasis AI, Desa Jadi Tumpuan Pencegahan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.40
Disentil Izin Kawasan Hutan Diterbitkan Pusat, Kemenhut: Pemadaman Karhutla Tanggung Jawab Bersama
JawaPos · 23 September 2026 pukul 22.16