Jangan asal kirim foto ke AI, ini risiko privasinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan AI untuk mengolah foto membawa risiko privasi serius karena gambar dapat memuat data sensitif yang tidak terlihat, seperti metadata lokasi, informasi latar belakang, hingga data biometrik wajah. Layanan AI seringkali mengategorikan unggahan pengguna sebagai konten yang diproses untuk meningkatkan performa model, sehingga data yang dikirim berpotensi disimpan atau disalahgunakan jika terjadi kebocoran sistem.
Pengguna dihimbau untuk tidak mengunggah foto dokumen identitas (KTP, paspor), foto wajah orang lain tanpa izin, serta informasi pribadi yang sensitif. Langkah pencegahan yang disarankan meliputi penyamaran bagian sensitif pada foto, pemeriksaan kebijakan privasi layanan, dan penonaktifkan fitur pelatihan model pada pengaturan privasi untuk meminimalisir risiko keamanan digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
OpenAI Sebut Model Terbaru Mereka 'Otak Alien', Apa Maksudnya?
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
Percepatan AI tidak Terkendali Dapat Punahkan Manusia? Ini Pro Kontranya
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 08.00
AI Melesat Cepat, Satu Persatu Bahaya Kecerdasan Buatan Terungkap
Liputan6.com · 13 September 2026 pukul 18.13
AI Bisa Bunuh Manusia? Peneliti Mulai Ketakutan
Berita terkait
OpenAI Temukan Aktivitas Agen AI Berbahaya untuk Perangkat Lunak
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 11.20
Robot Anjing dan Humanoid AiMOGA Melenggang di Indonesia, Berapa Harganya?
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 22.26
AI Makin Banyak Dipakai, 41% Perusahaan Global Tambah Investasi Keamanan Siber
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.41
OpenAI Klaim Berhasil Temukan Jawaban yang Belum Diketahui Manusia
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 14.01