Jangan Harap RAM Murah! Robot Bakal Kuras Stok Memori Hingga 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Produsen memori Amerika Serikat, Micron Technology, memperingatkan bahwa harga RAM dan memori penyimpanan tidak akan turun hingga 2027. Meskipun tren kecerdasan buatan (AI) mungkin akan mereda, pertumbuhan industri robot humanoid akan menjaga permintaan memori tetap tinggi. Dalam proyeksi untuk tahun fiskal 2027, Micron memprediksi bahwa physical AI dan robot humanoid akan menjadi penggerak utama permintaan DRAM dan penyimpanan, bahkan berpotensi melebihi kebutuhan data center AI.
CEO Micron, Sanjay Mehrotra, menyatakan bahwa konsumsi memori pada perangkat robotik kelas canggih akan melonjak drastis dibanding perangkat elektronik biasa. Ia menegaskan bahwa permintaan chip memori saat ini sudah 50% lebih tinggi dibandingkan total pasokan yang dapat diproduksi industri. Meskipun industri semikonduktor sedang memperluas kapasitas produksi DRAM dengan cepat, lonjakan permintaan membuat krisis kelangkaan pasokan sulit teratasi dalam waktu dekat.
Optimisme Micron didukung oleh analisis Morgan Stanley yang memproyeksikan pasar robotik global akan tumbuh secara eksponensial hingga mencapai 930 juta unit dengan nilai pasar USD 5 triliun per tahun pada 2050. Untuk jangka pendek hingga 2030, pengapalan robot humanoid diperkirakan berkisar antara 250.000 hingga 1,2 juta unit per tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 02.00
Singapura Bakal Punya Polisi Robot Humanoid AI 2028 Nanti
Berita terkait
China Perketat Aturan IPO Perusahaan Robot, Kenapa?
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 13.30
CEO Acer Prediksi Harga PC Mulai Turun Tahun Depan
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.40
Krisis RAM Menggila Gara-gara AI, Harga HP Terancam Makin Mahal
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.00
Bill Gates: AI Singkirkan Pekerja Kantoran dan Buruh Kurang dari 5 Tahun
Detik.com · 22 September 2026 pukul 07.14