Karhutla Kalimantan Disorot Dunia, Asap dan Emisi Meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan pada 2026 mendapat sorotan dari Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) berbasis satelit. Data menunjukkan peningkatan aktivitas kebakaran sejak akhir Juli 2026, terutama di Kalimantan Barat dan Tengah, serta Papua Selatan. Emisi kebakaran dan kabut asap regional meningkat konsisten dengan musim kebakaran pada tahun-tahun El Niño sebelumnya. Kebakaran di lahan gambut (peatland) sangat sulit dipadamkan karena dapat merambat di lapisan organik tanah. Asap menyebar ke Pontianak (sekolah ditutup), Singapura, dan Malaysia. Kondisi musim kemarau melanda 76,5% wilayah Indonesia pada Agustus 2026 dengan curah hujan rendah. CAMS akan terus memantau dampak kebakaran terhadap kualitas udara dalam beberapa pekan mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.04
Kapolri Investigasi Karhutla Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 17.04
Karhutla Kalimantan Makin Parah, BMKG Sebut El Nino Jadi Biang Kerok
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.42
Airlangga Buka Suara Soal Kebakaran Hutan Kalimantan
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.41
Komisi IV Desak Penanganan Karhutla Kalimantan Jadi Prioritas Nasional
Berita terkait
Kalimantan Putih Diselimuti Asap dari Citra Satelit Nasa
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 15.58
Potret Terbaru Kalimantan dari Satelit NASA, Kabut Asap Makin Tebal
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 10.48
Hotspot Karhutla Melonjak Lagi, Kalbar-Kalteng Jadi Prioritas
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 20.11
Airlangga Akui Karhutla Kalimantan Ganggu Ekonomi
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.45