Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Hotspot Karhutla Melonjak Lagi, Kalbar-Kalteng Jadi Prioritas

Hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah kembali meningkat drastis, sehingga kedua provinsi ini menjadi prioritas utama penanganan karhutla nasional. Data Sipongi Kementerian Kehutanan per 1 September menunjukkan hotspot Kalimantan Barat melonjak dari 273 menjadi 859 titik, sementara Kalimantan Tengah naik dari 253 menjadi 623 titik. Provinsi lain seperti Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan juga mengalami peningkatan, meskipun Riau tetap nol dan Jambi naik dari nol ke empat titik.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto akan menurun ke Pontianak untuk memperkuat koordinasi dengan gubernur, kapolda, dan pangdam guna melakukan evaluasi dan perencanaan mitigasi. Raja Juli menekankan bahwa September merupakan puncak musim karhutla akibat El Nino, sehingga upaya penurunan hotspot dan fire spot yang terverifikasi perlu dipercepat.

Greenpeace Indonesia mendesak penanganan korban asap karhutla gambut dinyatakan sebagai tanggap darurat bencana nasional. Asap karhutla telah menyelimuti hampir seluruh Kalimantan selama 19-28 hari dan mempengaruhi 23,4 juta warga, sementara di Sumatra tiga provinsi terdampak selama rata-rata 10 hari dengan 24,1 juta penduduk terkena dampaknya. Kementerian Lingkungan Hidup telah menyegel 21 badan usaha terkait kebakaran hutan di berbagai provinsi.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait