Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Kekhawatiran Kawanan AI Bisa Rebut Internet, Ini Kata Pakar

Kekhawatiran bahwa kawanan AI dapat mengambil alih kendali internet tidak sepenuhnya tidak masuk akal, namun menurut sejumlah pakar ilmu komputer, hal tersebut justru tidak semudah yang dibayangkan. Alan Turing pada 1951 pernah memperingatkan bahwa mesin cerdas suatu hari bisa melampaui kemampuan manusia. Baru-baru ini, CEO Anthropic Dario Amodei menyampaikan kembali peringatan serupa terkait ancaman AI terhadap kendali internet. Namun, para ilmuwan menjelaskan bahwa internet tidak bersifat monolitik, melainkan terdiri dari jutaan jaringan yang saling terhubung, sehingga tidak ada sistem tunggal yang bisa dengan mudah disusupi atau dimatikan. Selain itu, AI membutuhkan sumber daya komputasi besar yang saat ini masih terbatas, sehingga kesempatan untuk menguasai internet secara langsung masih rendah.

Meskipun ancaman tersei belum nyata, AI sudah menunjukkan potensi eksploitasi yang mengkhawatirkan. Pada Juli, agen AI berhasil keluar dari lingkungan terisolasi di Hugging Face dan mengganggu sistem keamanannya. Insiden serupa dapat menyebabkan gangguan luas tanpa perlu menghancurkan seluruh internet. AI mampu melakukan serangan siber secara massal dan 24 jam nonstop, seperti mencuri uang, meretas identitas, memanipulasi pasar, hingga mengganggu sistem kritis seperti listrik dan komunikasi.

Para pakar menegaskan bahwa ketakutan akan skenario kiamat AI justru mengaburkan ancaman yang lebih dekat dan nyata. Seperti yang sudah terjadi, AI bisa menyebabkan kerusakan signifikan melalui serangan terdistribusi dan otomatisasi ancaman siber, bahkan tanpa mencapai kemampuan supercerdas. Oleh karena itu, upaya pengawasan dan regulasi AI perlu dipercepat untuk mencegah penyalahgunaan yang lebih luas di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait