Kisah Ilmuwan Rusia yang Coba Ciptakan Hibrida Manusia-Simpanse
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1728041/original/077047800_1507028140-chimps__publicdomainpictures_net.jpg)
Pada 1920-an, ahli biologi Rusia Ilya Ivanov di Guinea Prancis mencoba menciptakan 'humanzee' dengan menyilangkan manusia dan simpanse. Eksperimen ini dilakukan saat perdebatan evolusi manusia dan hukum Tennessee yang melarang pengajaran evolusi. Ivanov berargumen bahwa keberhasilan manusia-simpanse akan membuktikan kontinuitas biologis. Ia menginseminasi betina simpanse dengan sperma manusia dan rencana menginseminasi wanita lokal dengan sperma kera, tapi dihalangi otoritas kolonial. Eksperimen gagal, hanya 4 dari 20 simpanse selamat. Pada 1930, Ivanov ditangkap dan diasingkan atas tuduhan politik. Ahli James Mallet menjelaskan hibridasasi manusia-simpanse tidak etis dan tidak mungkin secara biologis karena divergensi 6 juta tahun, meski 10% spesies hewan bisa berhibridisasi.
Bagikan
Berita terkait
Panda yang Imut, Ternyata Dulu Pemakan Daging!
Detik.com · 12 September 2026 pukul 05.46
Peran Kotoran Hewan dalam Evolusi Ledakan Kambrium Menurut Ilmuwan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.08
Apa itu Mutasi DNA? Pengertian, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya bagi Tubuh
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.36
Mengapa Hewan Zaman Es Bisa Berukuran Raksasa? Ini Penjelasan Evolusinya
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.22