Komdigi Ungkap Media Makin Kehilangan Audiens, Algoritma Ambil Alih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wamenkomdigi Nezar Patria mengungkapkan bahwa media konvensional kini kehilangan audiens karena dominasi platform digital. Algoritma media sosial yang agresif menciptakan 'echo chamber', di mana informasi yang ditampilkan hanya berdasarkan minat pengguna, sehingga menggeser pola distribusi berita tradisional.
Data Reuters Institute Digital News Report 2026 menunjukkan bahwa di 30 negara, media sosial dan platform video lebih banyak diakses daripada televisi atau situs berita resmi. Namun, tingkat kepercayaan publik rendah, dengan kurang dari 40% responden percaya pada berita yang dikonsumsi. Nezar menekankan bahwa platform kini lebih cenderung membentuk persepsi daripada menyampaikan kebenaran, ditambah risiko manipulasi data oleh AI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 19.30
Efek Algoritma Medsos, Pengguna Dikurung Konten yang Disukai
Berita terkait
Australia Siapkan Aturan Baru, Pengguna Bisa Matikan Algoritma Medsos
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.45
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online di Balik Spam Komentar Medsos
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 19.10
Komdigi: Jika Ada Konten Pejompongan Hilang, Itu Inisiatif Platform
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.55
Ada Demo di DPR, Menkomdigi Meutya Ingatkan Bahaya Provokasi dan Hoaks di Ruang Digital
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 14.31