Korban Baru AI, Sedot Isi Buku Langka Sampai Hancur Tak Bisa Dibaca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan kecerdasan buatan (AI) kini membeli buku kuno dan edisi terbatas dalam jumlah besar untuk memindai isinya demi melatih sistem mereka. Setelah dipindai, buku aslinya dihancurkan sehingga tidak bisa dibaca lagi oleh manusia. Praktik ini dimanfaatkan karena aturan hukum memperbolehkan penggunaan barang yang sudah dibeli, dan dianggap sebagai perubahan bentuk karya, tidak melanggar hak cipta.
Salah satu contoh adalah perusahaan AI Anthropic, yang dalam gugatan hukum yang diselesaikan secara damai, terungkap menggunakan mesin pemotong untuk memisahkan lembaran buku sebelum memindainya. Penyedia layanan seperti ISBNdb melayani pembelian massal ini, menyatakan buku cetak sebelum tahun 2022 adalah sumber data andal karena bersih dari konten AI. Mereka menjamin kerahasiaan identitas pembeli.
Penjual buku melaporkan peningkatan penjualan drastis, dari puluhan menjadi ratusan eksemplar per minggu, tetapi merasa ganda karena buku langka yang terjual habis justru dimusnahkan. Kekhawatiran serupa dirasakan penjual di Belanda dan negara lain, memicu perdebatan etika tentang penghancuran sumber ilmu pengetahuan untuk kepentingan teknologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 20.44
ASUS ExpertBook Ultra: Standar Baru Laptop Bisnis Premium di Era AI
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 17.20
Peringatan Keras CEO Microoft, AI Bisa Hancurkan Perusahaan!
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 15.10
Laba Samsung Kuartal II Cetak Rekor Sejarah, Terdongkrak Chip AI
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.09
Zuckerberg Bela Model AI China, Apa Alasannya?
Berita terkait
Kesulitan Sutradara Saat Menggarap Serial Rimba Raya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.13
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
The Sovereignty We’re Renting
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.17
Fitur Baru Google Bisa Catat dan Transkrip Rapat Walau Tak Hadir
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.00