Ketika Teknologi Mulai Mengubah Manusia: Di Mana NU Berdiri?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Teknologi kini melampaui peran pembantu manusia, memengaruhi cara berpikir, mengambil keputusan, dan memahami kebenaran. AI, algoritma, media sosial, dan deepfake menyentuh ruang kehidupan manusia secara mendalam. Pertanyaan kemudian: apakah manusia masih mampu mengendalikan perubahan yang diciptakannya sendiri? Nahdlatul Ulama (NU) akan merumuskan respons terhadap perkembangan AI pada Muktamar ke-35 2026. Filsuf teknologi Ibo van de Poel menjelaskan hubungan teknologi dan masyarakat tidak sekadar manusia mengendalikan teknologi, melainkan saling membentuk bersama (co-evolutionary).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.39
Indonesia di Persimpangan Tata Kelola AI Shanghai dan Silicon Valley
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 11.31
AI Percepat Produksi Video, Peran Kreator Tak Sepenuhnya Tergantikan
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 20.43
Teknologi AI Bisa Ancam Profesi Fotografer, Masa Sih?
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.30
Robot China Kalahkan Pelari Tercepat di Dunia Usain Bolt
Berita terkait
Korban Baru AI, Sedot Isi Buku Langka Sampai Hancur Tak Bisa Dibaca
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 20.20
Peraih Nobel Geoffrey Hinton: AI Sudah Punya Kesadaran
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 07.00
Claude Opus 4.6 Turuti 10 dari 10 Permintaan Konten Seksual dalam Pengujian
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 20.45
Kerja Sama Teknologi Indonesia-Tiongkok Makin Erat, AI dan Transfer Teknologi Jadi Fokus
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 18.47