Kuburan Massal Hiu Muncul di Tengah Padang Pasir, Bongkar Masa Lalu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para peneliti di Dataran Tinggi Abu-Tartur, Gurun Barat Mesir, menemukan 14 gigi fosil hiu purba dari Zaman Kapur Akhir, sekitar 100,5 hingga 66 juta tahun yang lalu. Tim yang dipimpin Tarek Yassin dari Universitas Kairo mengidentifikasi setidaknya lima spesies hiu yang telah punah, termasuk dua spesies baru untuk Mesir dan satu spesies yang kemungkinan besar merupakan catatan pertama di benua Afrika. Temuan ini membuktikan bahwa wilayah gurun panas yang ada sekarang dulunya merupakan dasar laut yang kaya akan kehidupan. Tujuh spesies hiu ditemukan di satu lokasi yang sama, menunjukkan keanekaran hayati ekosistem laut purba yang sangat tinggi. Di antara spesies yang ditemukan adalah Cretoxyrhina, sejenis hiu raksasa yang panjangnya mencapai 7-8 meter, lebih besar dari hiu putih terbesar yang hidup saat ini. Karena gigi hiu tersusun dari zat mineral yang sangat keras, mereka dapat bertahan selama puluhan hingga ratusan juta tahun terkubur di dalam batuan, menjadikannya "buku catatan" sejarah Bumi yang paling awet. Penemuan serupa juga dilaporkan di gurun Mesir, gua-gua di Kentucky, Amerika Serikat, hingga kedalaman samudra, semuanya menunjukkan bahwa tempat-tempat yang kini jauh dari laut dulunya adalah dasar samudra. Tak jauh dari lokasi penemuan ini, terdapat Lembah Paus yang berisi ratusan kerangka paus purba berusia 40 juta tahun, memperkuat bukti transformasi lingkungan dari laut ke daratan.
Bagikan
Berita terkait
Gurun Mesir Ternyata Pernah Jadi Laut, Kuburan Hiu Kuno Jadi Buktinya
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 05.45
Pulau Sempu Tak Hanya Segara Anakan: Ada 366 Jenis Tumbuhan di Dalamnya
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 22.00
Deretan Ancaman Keamanan Baru Berbasis AI: Makin Pintar dan Ngeri
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.32
CEO Kreta Digital Ajak Pelaku Usaha Tetap Relevan Lewat AI
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.20