Kulit Jeruk Sulap Lahan Tandus Jadi Hutan dalam 16 Tahun, Kita Bisa Coba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eksperimen di Kosta Rika menunjukkan bahwa limbah kulit dan ampas jeruk mampu mengubah lahan tandus menjadi hutan lebat dalam waktu 16 tahun. Pada tahun 1997, sekitar 12.000 ton limbah kulit jeruk dari perusahaan jus Del Oro ditumpahkan ke lahan bekas penggembalaan yang terdegradasi di Área de Conservación Guanacaste. Meskipun proyek ini hanya berjalan sekitar dua tahun sebelum dihentikan pengadilan, dampaknya luar biasa. Ketika peneliti dari Princeton University kembali ke lokasi pada 2013, lahan seluas tiga hektare yang sebelumnya nyaris gersang telah berubah menjadi hutan yang lebat dengan biomassa kayu 176% lebih tinggi dibandingkan lahan di sebelahnya.
Kulit jeruk yang membusuk menyuplai bahan organik dan nutrisi ke tanah yang rusak, sekaligus menekan pertumbuhan rumput invasif yang selama ini menghambat bibit pohon lokal. Kondisi ini memungkinkan benih-benih dari hutan di sekitarnya tumbuh secara alami hingga membentuk hutan sekunder. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Restoration Ecology. Para peneliti menekankan bahwa keberhasilan ini bergantung pada jenis limbah, kondisi lahan, dan pengelolaan yang tepat, bukan berarti semua limbah pertanian bisa dibuang sembarangan ke alam.
Bagikan
Berita terkait
Peringati HUT RI ke-81, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Ojol Tanam 20 Pohon Berkayu
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 11.51
BI Olah Limbah Pengolahan Uang Rupiah Jadi Produk Ekonomi Berkelanjutan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.00
Mengolah 1,96 Ton Limbah Organik per Bulan dengan Sistem Hugelkultur
kumparan · 13 Agustus 2026 pukul 19.00
FOTO: Menyulap Limbah Botol Plastik Jadi Cuan Warga di Ibu Kota
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 12.45