Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lagi Kemarau Kok Nyamuk Malah Makin Banyak? Ini Sebabnya

Selama musim kemarau, nyamuk Aedes aegypti tidak langsung menghilang karena telurnya mampu bertahan dalam kondisi kering selama bulan-bulan. Penelitian WHO menunjukkan telur Aedes aegypti masih memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih dari 88% hingga 56 hari, bahkan 2-15% tetap hidup setelah satu tahun. Embiornya mengubah metabolisme dan memanfaatkan lipid untuk bertahan ketika kekeringan. Suhu tinggi mempercepat siklus perkembangan nyamuk dari larva hingga dewasa hanya 7,2 hari pada 35°C. Wahhan perkembangbiakan tetap ada di ember, bak mandi, pot tanaman, dan wadah air lain yang menampung air. WHO menyarankan wadah air dikosongkan, dibersihkan, dan digosokkan seminggu sekali untuk menghilangkan telur nyamuk.

Berita terkait