Mengapa Nyamuk Tetap Banyak saat Kemarau? Ini Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Musim kemarau tidak selalu menurunkan populasi nyamuk sebaliknya justu menciptakan kondisi baru yang mendukung perkembangbiakan jenis tertentu. Penyusutan air menyebabkan air menjadi stagnan, yang menjadi habitat ideal bagi nyamuk Culex pipiens untuk bertelur. Fenomena ini membenarkan asumsi bahwa nyamuk hanya menjadi ancaman di musim hujan. Selain faktor alam, perilaku manusia juga berperan. Berkurangnya pasokan air bersih mendorong masyarakat menyimpan air dalam wadah. Jika wadah tidak tertutup rapat, area tersebut berubah menjadi sarana pembiakan nyamuk di sekitar hunian. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berbagai spesies nyamuk membawa risiko penyakit serius seperti dengue.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 20.59
Pekanbaru Pulih: Titik Api Nol, Anak-anak Kembali Belajar di Sekolah
Berita terkait
Kemarau dan Karhutla Mengintai, Kasus ISPA di Sumsel Tembus Puluhan Ribu
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 01.29
Pertama Kali dalam Sejarah Manusia, Dunia Hadapi Penurunan Populasi di Bawah Tingkat Penggantian
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 12.50
DPR: Karhutla Bisa Berdampak Buruk terhadap Pasokan Bahan Pangan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.36
Melintas ke Singapura dan Malaysia, Indonesia Bisa Terseret Hukum Internasional Akibat Karhutla
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.39