Masa Depan Internet Indonesia: 5G, AI hingga Satelit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masa depan internet Indonesia akan didukung oleh kombinasi 5G, kecerdasan buatan (AI), IoT, dan konektivitas satelit, terutama karena status negara kepulauan. GSMA menilai teknologi ini akan meningkatkan produktivitas di sektor manufaktur dan jasa, dengan operator tidak lagi hanya menjual konektivitas tetapi juga masuk ke infrastruktur AI, cloud, dan solusi enterprise. Di Indonesia, operator seperti Indosat Ooredoo Hutchison dan Telkom Indonesia sedang mengembangkan sovereign AI dan sovereign cloud, sementara AI mulai menjadi mesin monetisasi penting bagi 5G. AI dan konektivitas juga dapat dimanfaatkan oleh usaha kecil dan wilayah terpencil, seperti penggunaan CCTV untuk interpretasi real-time atau sistem IoT untuk pemantauan air di Thailand.
Geografi Indonesia yang tersebar membuat jaringan terrestrial sulit mencapai seluruh wilayah, sehingga GSMA menekankan pentingnya non-terrestrial network (NTN) dan direct-to-device satellite. Teknologi ini penting untuk pengguna di daerah terpencil, laut, atau saat bencana. Operator seperti Telkomsat sudah berkolaborasi dengan penyedia satelit seperti Space42. Namun, satelit tidak akan menggantikan jaringan seluler darat yang tetap menjadi tulang punggung utama.
Perkembangan AI juga mengubah pola lalu lintas jaringan, dengan permintaan uplink yang meningkat akibat penggunaan layanan AI. Di Asia Pasifik, rata-rata penggunaan data seluler sudah melebihi 30 GB per bulan dan diperkirakan akan berlipat ganda hingga tiga kali lipat pada akhir dekade. GSMA menegaskan bahwa perubahan iklim, ketegangan geopolitik, dan ketergantungan pada layanan digital menjadikan ketahanan infrastruktur jaringan sebagai prioritas strategis.
Bagikan
Berita terkait
Google Bawa Chip AI ke Luar Angkasa, Mau Bikin Data Center di Orbit
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 22.00
Video: Dukung Ekonomi Digita, Jaringan 5G XLSMART Masuk Hingga Pelosok
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 13.00
Google Siap Uji Coba Pusat Data AI di Luar Angkasa
Detik.com · 26 September 2026 pukul 06.30
AI dan IoT Ubah Sawah di Yogyakarta Jadi Bisnis Menjanjikan bagi Anak Muda
kumparan · 25 September 2026 pukul 11.38