Medan Magnet Bumi Diduga Pengaruhi Penuaan, Studi Ungkap Rahasianya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian dari University of Nottingham menemukan bahwa pengurangan medan magnet Bumi dapat memengaruhi fungsi sel dan penuaan. Dengan menempatkan lalat buah jantan (Drosophila melanogaster) dalam kondisi hypomagnetic field (HMF) dengan intensitas 0,0056 mikrotesla, peneliti mengamati perubahan pada mitokondria, produksi radikal bebas, dan kemampuan fisik. Lalat dengan mutasi gen Pink1 (model Parkinson) yang diberi HMF selama 20 hari menunjukkan penurunan risiko kematian sekitar 50% dan peningkatan masa hidup 20%, meskipun kemampuan memanjatnya menurun. Sementara itu, lalat normal dalam HMF menunjukkan peningkatan kemampuan memanjat dengan risiko kematian tidak signifikan. Penelitian menggunakan sensor kuantum berbasis nanodiamond untuk mengukur perubahan ROS dan menemukan bahwa efek medan magnet bergantung pada kondisi biologis. Hasil ini masih bersifat eksperimental pada model hewan dan belum dapat ditafsirkan untuk manusia.
Bagikan
Berita terkait
Medan Magnet Bumi Berbalik Arah, Suaranya Bikin Merinding
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.10
Seperti Suara Horor, Begini Bunyi Medan Magnet Bumi
Detik.com · 20 September 2026 pukul 22.00
3 Buah Kaya Kandungan Antioksidan yang Baik untuk Tubuh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 07.25
5 Manfaat Cokelat Hitam untuk Kesehatan Kulit yang Mengejutkan
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 11.56