Menkomdigi Apresiasi Peran TVRI Jadi Official Broadcaster Piala Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengapresiasi peran TVRI sebagai official broadcaster Piala Dunia 2026 setelah 24 tahun. Ia menyampaikan hal itu saat membuka nonton bareng final Piala Dunia di Garuda Spark Innovation Hub, Pos Bloc Medan, Senin (20/7). Acara nonton bareng digelar di lebih dari 60 titik di berbagai daerah, termasuk Medan, Solo, Serang, Bukittinggi, Bali, dan Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio. Meutya menekankan bahwa teknologi menjadi penghubung yang menghadirkan ruang kebersamaan, dan pertandingan menyatukan hati manusia sedunia.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa penayangan gratis melalui TVRI membuat masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan seperti sewa dekoder. Biasanya, hak siar Piala Dunia dibayar TV swasta, namun tahun ini pemerintah melalui TVRI menganggarkan agar seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati pertandingan tanpa biaya. Meutya juga menyebut Piala Dunia mengajarkan sportivitas, perjuangan, dan persatuan. Ia berterima kasih kepada Presiden atas hiburan gratis ini bagi rakyat.
Bagikan
Berita terkait
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Kematian Presenter TVRI
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 16.51
Link Live Streaming Asian Games 2026: Timnas Voli Putra Bidik Kemenangan Lawan Tailan
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.34
Presenter TVRI Yanto Tewas di Air Terjun Arfak Ternyata Dibunuh, Pelaku 2 Orang
kumparan · 27 September 2026 pukul 09.03
Momen Luthfi Nobar Timnas Bareng Ribuan Warga di Kantor Gubernur
Detik.com · 26 September 2026 pukul 09.07