Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menkomdigi Ungkap Modus Baru Radikalisme Berkedok Bantuan yang Incar Anak-Anak

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkap modus baru perekrutan radikalisme yang menargetkan anak-anak melalui kedok bantuan sosial. Kelompok ekstremis kini tidak lagi menyebarkan narasi kebencian secara terbuka, melainkan membangun kepercayaan korban melalui uluran tangan berupa pengobatan, pelunasan utang, dan janji kesejahteraan. Barulah setelah kepercayaan terbentuk, paham radikal disisipkan.

Data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada Mei 2026 menunjukkan berhasil digagalkannya upaya perekrutan 112 anak melalui satu platform digital. Proses radikalisasi berlangsung bertahap sehingga kerap tidak disadari lingkungan sekitar. Meutya juga memperingatkan peran algoritma media sosial yang menciptakan echo chamber, memperkuat paparan konten ekstremis secara personal sehingga fakta kalah dengan emosi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait