Krisis Baru Hantam Singapura, Masyarakat Diminta Lakukan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pelajar Singapura berusia 14 tahun berhasil dicegah ISD menggagalkan rencana serangan penusukan massal di sekolah. Insiden ini menyoroti ketiapan masyarakat Singapura menghadapi terorisme. Pemerintah menekankan peran aktif masyarakat melalui pelaporan aktivitas mencurigakan, evakuasi, dan pertolongan pertama. Kesiapan mental dibutuhkan melalui latihan simulasi dan penguasaan Psychological First Aid (PFA). Eksperimen sosial menunjukkan hanya 5,9% partisipan yang berani melaporkan benda mencurigakan. Pendekatan rehabilitasi diterapkan bagi pelaku radikalisme dengan fokus pada pemahaman motif dan latar belakang psikologis.
Bagikan
Berita terkait
Menkomdigi Ungkap Modus Baru Radikalisme Berkedok Bantuan yang Incar Anak-Anak
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 13.00
Kesiapan Pertolongan Pertama Kunci Keselamatan Lansia dalam Kondisi Darurat
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 12.29
Peringatan 25 Tahun Tragedi 9/11, Apa yang Berubah dalam Dunia Intelijen?
Detik.com · 12 September 2026 pukul 19.34
Rakyat AS Tak Akan Pernah Melupakan Tragedi Serangan 11 September
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 15.49