Misteri Banjir Maut Nepal-Tibet Terungkap dari Luar Angkasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir maut di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan ratusan orang dan menyebabkan ratusan orang lainnya hilang, termasuk warga asing dan peziarah. Citra satelit mengungkapkan bahwa penyebabnya bukan hanya gletser yang runtuh, tetapi juga longsoran batuan dasar yang lebih besar dari puncak Langtang Lirung. Material reruntuhan, termasuk es raksasa dan batu-batu besar, menghantam dasar lembah dan mengalir ke hilir, menyapu bersih desa-desa di sepanjang sungai Trishuli. Air sungai pun melonjak drastis, berubah warna menjadi cokelat pekat akibat lumpur, dan mengubur permukiman warga hingga tersisa hamparan berwarna cokelat di citra satelit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.00
Dalai Lama Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Banjir Bandang Nepal-Tibet
Berita terkait
Konsumen Makin Peduli Lingkungan, Tapi Pilihan Produk Berkelanjutan Masih Terbatas
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 11.45
Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.37
Penelitian NASA Ungkap Cara Matahari Membentuk Iklim Bumi
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 09.00
7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.07