Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ratusan WN Asing Hilang Menyusul Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya

Ratusan warga negara asing (WNA) yang kebanyakan sedang berwisata di Nepal dilaporkan hilang setelah banjir bandang dahsyat menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet, China, pada 26 Agustus 2026. Menurut data resmi, setidaknya 392 orang tewas dan lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor yang disebabkan oleh runtuhnya gletser. Di Nepal, 910 orang dilaporkan hilang, termasuk 517 warga asing dari 33 negara. India mencatat 178 warga hilang, diiku AS dengan 65-90 orang, Malaysia 51-55 orang, Ukraina 53 orang, Australia 35-39 orang, Inggris 33 orang, Kanada 25 orang, Jerman 8 orang, Rusia 8 orang, Afrika Selatan 6 orang, Latvia 6 orang, Jepang 5 orang, dan Selandia Baru 5 orang. Sementara itu, di wilayah Tibet, China melaporkan 260 warga asing hilang dan tiga orang tewas, dengan rincian kewarganegaraan belum tersedia.

Survei Geologi AS (USGS) menyatakan bahwa bencana ini disebabkan oleh runtuhnya gletser yang memicu aliran besar material es dan puing-puing. Perubahan iklim diduga menjadi penyebab utama pencairan gletser, meningkatkan risiko banjir danau glasial dan runtuhnya gletser. Otoritas Nepal telah menemukan 389 jenazah, sementara otoritas China melaporkan tiga korban di Tibet. Para turis asing yang hilang termasuk pendaki di kawasan Himalaya dan peziarah Hindu yang mengunjungi Gunung Kailash di Tibet.

Badan Pariwisata Nepal juga melaporkan adanya WNA dari belasan negara lain yang hilang, termasuk Belarusia, Belgia, Bulgaria, Finlandia, Prancis, Hungaria, Irlandia, Israel, Italia, Kazakhstan, Lithuania, Belanda, Filipina, Portugal, Spanyol, Serbia, Swiss, dan Swedia. Otoritas China secara terpisah melaporkan 100 warganya hilang di Nepal. Upaya pencarian dan evakuasi masih berlangsung di kedua negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait