7 Fakta Ngeri Banjir Bandang Terjang Nepal Tewaskan Ratusan Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang mematikan melanda wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada 26 Agustus 2026, menyebabkan setidih 392 orang tewas dan lebih dari 1.400 orang dilaporkan hilang. Bencana ini dipicu oleh longsoran es gletser dari kawasan Himalaya yang memanas akibat perubahan iklim. Para ahli dari International Centre for Integrated Mountain Development memastikan bahwa bukan gempa bumi yang menyebabkan bencana ini, melainkan longsoran gletser yang menghasilkan getaran setara magnitudo 5,2. Gelombang banjir setinggi 5-6 meter dan laju air naik hingga 9 meter dalam setengah jam menyapu bersih desa-desa di distrik pegunungan Rasuwa, merusak jalan, jembatan, dan proyek pembangkit listrik. Otoritas Nepal mengerahkan helikopter untuk operasi penyelamatan dan meminta bantuan dari India dan Cina. Korban termasuk warga negara asing seperti India, AS, Australia, Inggris, dan Kanada yang sedang mendaki Gunung Kailash. Pemerintah Nepal memperingatkan warga untuk menjauh dari bantaran sungai Trishuli, Bhotekoshi, dan Narayani. Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 05.00
Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 21.15
USGS: Banjir bandang di Nepal dipicu runtuhnya gletser
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 16.08
644 Orang dari 33 Negara Hilang akibat Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
Berita terkait
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 03.49
Mengapa Banjir Bandang Nepal Bisa Terjadi Tanpa Hujan?
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.15
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18