Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Misteri Satelit Mata-mata AS Mendadak Meledak Tanpa Peringatan

Satelit mata-mata AS berusia 36 tahun bernama USA 32 atau Farrah III meledak tiba-tiba pada 13 September 2024 di ketinggian 775 km di atas permukaan Bumi. Wahana yang diluncurkan pada 1988 ini sempat berhenti beroperasi puluhan tahun lalu dan mengorbit Bumi dalam diam sebelum akhirnya hancur tanpa peringatan. Ledakan ini menghasilkan puluhan hingga ribuan serpihan yang tersebar membentuk cincin di sekitar Bumi dalam waktu 24 jam. Sampai kini, penyebab pasti ledakan belum diketahui dengan pasti.

Beberapa teori telah bikini diusulkan oleh para ilmuwan. Tabrakan dengan satelit lain atau kepingan sampah antariksa dianggap sebagai penyebab paling umum, namun tidak ada laporan kecelakaan lain yang terkait. Teori lain menunjuk pada kerusakan alami akibat usia. Setelah hampir empat dekade terpapar kondisi ekstrem di LEO, baterai dan tangki bahan bakar pada satelit tua ini mungkin pecah akibat proses pemanasan dan pendinginan berulang.

Para ahli juga memperingatkan bahwa serpihan akibat ledakan ini berpotensi menjadi ancaman nyata bagi wahana antariksa lain di orbit Bumi rendah yang sudah sangat padat. Meskipun belum ada bukti penggunaan senjata anti satelit dalam kasus ini, kemungkinan ini tidak bisa dikecualikan sepenuhnya mengingat beberapa negara telah mengembangkan teknologi serupa. Untuk menentukan penyebab pasti, peneliti perlu melakukan rekayasa balik dengan mengidentifikasi serpihan dan melacak lintasannya, proses yang bisa memakan waktu bulanan bahkan bertahun-tahun.

Berita terkait