Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Roket Kebanggaan China Meledak, Satu Pulau Diselimuti Asap Tebal

Roket Long March 7A milik China meledak sekitar 85 detik setelah diluncurkan dari Situs Peluncuran Luar Angkasa Wenchang pada hari Senin waktu setempat. Media pemerintah melaporkan terjadinya anomali yang belum teridentifikasi selama penerbangan, dan penyelidikan kini sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kegagalan tersebut. Ledakan besar memicu timbulnya asap tebal serta puing-puing yang menyelimuti kawasan Hainan.

Kegagalan ini mengakibatkan hilangnya muatan satelit ChinaSat 4B, sebuah satelit komunikasi geostasioner yang dirancang untuk menyediakan layanan internet dan penyiaran. Dampaknya, jadwal peluncuran roket Zhuque-3 yang dikembangkan startup LandSpace dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan pada hari Selasa pun terpaksa ditunda. Long March 7A sendiri merupakan wahana angkut kelas menengah yang pertama kali terbang pada 16 Maret 2020 dan telah menyelesaikan belasan misi dengan sukses, sehingga ledakan ini menjadi kegagalan pertama dalam sejarah operasionalnya.

CEO SpaceX, Elon Musk, mengomentari insiden ini melalui akun X-nya dengan menyatakan bahwa pembuatan roket memang sangat menantang dan berharap program antariksa China dapat pulih dari kegagalan ini. Insiden ini terjadi di tengah percepatan pengembangan industri antariksa China yang pesat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait