Monyet Liar Kini Jadi Pengguna AI, Simak Tujuannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peneliti dari Emory University mengembangkan perangkat bernama CapuchinAI untuk mempelajari perilaku monyet kapusin liar di Cagar Hutan Taboga, Kosta Rika. Perangkat berupa stasiun pengujian portabel dengan layar sentuh, kamera, dan dispenser makanan, yang menggunakan pengenalan wajah untuk mengenali monyet. Monyet mendapat tantangan menyentuh layar untuk memperoleh pisang kering. Dari 16 monyet yang berinteraksi, 10 berhasil memahami tugas, dan 8 di antaranya masih mengingat cara kerja pada sesi berikutnya. Tujuannya adalah mengamati pemecahan masalah primata di habitat alami, yang sulit direplikasi di laboratorium.
Tim berencana menguji versi baru CapuchinAI musim panas ini, yang dirancang untuk mengenali setiap individu monyet dan menguji pengendalian impuls serta fleksibilitas kognitif. Kemajuan monyet akan dilacak seperti statistik pemain gim. Perangkat ini lebih interaktif dibanding teknologi sebelumnya dan memungkinkan studi tanpa memindahkan monyet dari habitat aslinya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 06.20
AI Pesaing Sora dari China Bisa Bikin Video 2K Bersuara, Harganya Murah
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 19.02
Wamen Stella Yakin AI Tak akan Menggantikan Manusia yang Mampu Berpikir Kritis
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 18.00
Google Earth Kini Dilengkapi Nano Banana 2, Apa Fungsinya?
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 15.00
Monyet Pun Kini Pakai AI Untuk Uji Kecerdasan
Berita terkait
Manusia Punah Tinggal Tunggu Waktu, Kondisinya Sudah Parah
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 21.00
Trump Perintahkan Istilah AI Ganti Jadi 'Kecerdasan Super', Apa Maksudnya?
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.02
Meta Buka Pendaftaran Akses Awal Fitur AI Muse, Bisa Dicoba Dulu
JawaPos · 28 September 2026 pukul 23.12
Bukan Lagi Sekadar Chatbot, AI Agent Mulai Masuk Dapur Pengembangan Produk
JawaPos · 28 September 2026 pukul 22.46