Nokia Tutup Fasilitas di Tiongkok Daratan hingga Akhir 2026, Terdesak Persaingan Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nokia akan menutup sebagian besar fasilitasnya di Tiongkok daratan secara bertahap hingga akhir 2026, menandai pengakhiran dari lebih dari empat dekade kehadiran di pasar yang pernah menjadi terbesar di dunia untuk perusahaan telekomunikasi asal Finlandia ini. Perusahaan yang memiliki sekitar 7.200 karyawan di wilayah Tiongkok daratan, Hong Kong, dan Taiwan pada akhir 2025, akan memangkas tenaga kerja di divisi Mobile Networks dan Network Infrastructure. Fasilitas yang tersebar di Beijing, Shanghai, Hangzhou, Chengdu, dan Qingdao akan ditutup, dengan layanan purnajual menjadi salah satu aktivitas yang tersisa. Beberapa karyawan telah dipindahkan ke Finlandia, sementara yang lain menerima paket pesangon "N+3".
Bagikan
Berita terkait
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.40
Persoalan Pelik BUMN Karya: Utangnya Besar-besar!
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.25
Danantara Sulit Restrukturisasi BUMN Karya, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.40
Tak Sekadar Menari, 23 Tim Robot Humanoid Diuji dalam Misi Pemadaman Kebakaran di Tiongkok
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 23.30