Nokia Tutup Fasilitas di Tiongkok Daratan hingga Akhir 2026, Terdesak Persaingan Lokal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nokia akan menutup sebagian besar fasilitasnya di Tiongkok daratan secara bertahap hingga akhir 2026, menandai pengakhiran dari lebih dari empat dekade kehadiran di pasar yang pernah menjadi terbesar di dunia untuk perusahaan telekomunikasi asal Finlandia ini. Perusahaan yang memiliki sekitar 7.200 karyawan di wilayah Tiongkok daratan, Hong Kong, dan Taiwan pada akhir 2025, akan memangkas tenaga kerja di divisi Mobile Networks dan Network Infrastructure. Fasilitas yang tersebar di Beijing, Shanghai, Hangzhou, Chengdu, dan Qingdao akan ditutup, dengan layanan purnajual menjadi salah satu aktivitas yang tersisa. Beberapa karyawan telah dipindahkan ke Finlandia, sementara yang lain menerima paket pesangon "N+3".
Bagikan
Berita terkait
Danantara Bakal Kelola 200 Entitas Tahun Ini, Merger BUMN Karya Dikebut
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.52
OJK Beri Keringanan Kredit Bagi Korban Gempa Flores
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.17
Danantara Target BUMN Sisa 200 di Akhir 2026
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.34
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 17.30