Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Obama Ungkap Rencananya Jika Maju Capres di Pemilu 2028

Mantan Presiden AS Barack Obama menyampaikan rencananya terlibat dalam pemilu presiden 2028, dengan fokus utama pada pengembangan kecerdasan buatan (AI). Dalam acara penggalangan dana Partai Demokrat, Obama menegaskan bahwa AI akan menjadi agenda utama jika dirinya maju sebagai calon presiden. Ia menekankan pentingnya mengatur AI agar tidak memperlebar kesenjangan sosial, melindungi pekerjaan, dan mencegah penyalahgunaan data pribadi. Obama membandingkan AI dengan ancaman teknologi nuklir, namun menegaskan bahwa AI tidak memiliki batasan alami dan dikembangkan oleh pihak swasta, sehingga membutuhkan regulasi yang ketat. Ia menyoroti bahwa tanpa pengaturan yang tepat, AI justru akan semakin menguntungkan kelompok terkaya di Silicon Valley sementra rakyat biasa semakin tertinggal. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak peduli dengan ancaman AI dan hanya fokus pada persaingan AS melawan China dalam pengembangan AI. Wakil rakyat AS di Kongres telah berusaha menyusun undang-undang untuk membatasi pengembangan AI, namun berulang kali gagal. Perdebatan kunci di Senat AS mencakup tanggung jawab perusahaan pengembang AI terhadap dampak dan kerugian dari produk yang mereka ciptakan. Obama menegaskan bahwa pengembangan AI harus menguntungkan seluruh rakyat, bukan hanya segelintir korporasi teknologi.

Berita terkait