Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pakar Ungkap Dugaan Pemicu Kemunculan Ta'i Sano Pasca Gempa NTT

Phenomenon Ta'i Sano muncul di tepian Danau Sano Nggoong, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8) pagi. Gempa tersebut dipicu oleh Aktivitas Sesar Naik Flores. Dalam video yang diunggah akun X @Updatesofwworld pada Minggu (17/8), terlihat material gelap muncul di permukaan danau. Akun tersebut melaporkan fenomena ini dikenal secara lokal sebagai Ta'i Sano, namun pihak berwenang belum mengonfirmasi apakah gempa secara langsung menyebabkan munculnya material gelap tersebut.

Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono menduga guncangan gempa kuat memicu proses likuifaksi atau pembentukan gunungan lumpur di dasar danau. Menurutnya, sedimen anoksik yang terperangkap di dasar danau terdorong naik ke permukaan melalui retakan dan terdampar di pantai. Lumpur dasar perairan ini biasanya berwarna hitam pekat dan berbau menyengat. Daryono menjelaskan, meski bukan mud volcano, interaksi air danau dengan sistem geotermal di bawahnya dapat melepaskan uap gas CO2 dan H2S. Tekanan gas yang naik mendadak dapat mengaduk endapan lumpur hitam dasar danau ke permukaan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 2.119 gempa susulan terjadi di wilayah Flores hingga Selasa (18/8) pagi pukul 05.00 WIB. Gempa susulan diperkirakan baru akan berakhir dalam 3 hingga 4 pekan mendatang.

Berita terkait