Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

PBB Desak Penggunaan Peta Akurat, Google Maps Berubah?

Majelis Umum PBB menerima resolusi yang mendesak penggunaan peta dunia yang menampilkan ukuran benua secara lebih akurat. Resolusi yang dipelopori negara-negara Afrika ini berhasil mendapatkan 164 suara dukungan, dengan hanya Amerika Serikat yang memberikan suara menentang. Resolusi ini tidak mengikat dan tidak memaksa perubahan, melainkan hanya mendorong pemerintah, sekolah, dan perusahaan teknologi untuk menggunakan proyeksi seperti Equal Earth yang diciptakan pada 2018.

Peta Mercator yang dikembangkan pada 1569 masih menjadi proyeksi paling populer, terutama di aplikasi navigasi seperti Google Maps dan Apple Maps. Proyeksi ini dirancang untuk navigasi maritim dengan menampilkan garis lurus konsisten, namun menyebabkan distorsi ukuran benua. Misalnya, benua Afrika tampak setara dengan Greenland padahal sebenarnya 14 kali lebih besar.

Meskipun resolusi PBB mendukung peta yang lebih akurat secara visual, para ahli tidak mengharapkan perubahan signifikan dalam penggunaan sehari-hari. Google Maps dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan diperkirakan akan terus menggunakan proyeksi Mercator karena kebutuhan navigasinya yang tetap.

Berita terkait