Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

PBB Kasih Peringatan Keras, Satu Dunia Diminta Segera Bertindak

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memperingatkan para pemimpin dunia untuk segera mengawasi perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi menimbulkan risiko masif. Guterres menekankan bahwa pengawasan ketat AI menjadi agenda krusial dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York. Ia menyalahkan kekhawatiran yang disampaikan peneliti seperti Jacob Coxon dari Anthropic yang mundur karena takut sistem AI dapat memicu kepunahan massal. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengklaim regulasi AI yang ada sudah cukup dan menganggap kekhawatiran itu tidak perlu. PBB telah membentuk dewan penasihat AI global dengan 39 anggota dan berencana sidang khusus di Dewan Keamanan terkait AI. Guterres menuntut kanal komunikasi intensif, pertukaran informasi transparan, serta standar pengaman bersama antar-negara untuk mencegah persaingan tidak sehat dalam pengembangan AI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait