Pemilik Tesla Dibayangi Bahaya, Dibongkar Mantan Karyawan Elon Musk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Javier Medrano, mantan manajer Tesla yang mengawasi pengujian fitur Full Self-Driving (FSD), mengajukan gugatan terkait kurangnya pengawasan keselamatan. Dia mengungkapkan Tesla enggan menambah staf atau sumber daya, dengan jumlah operator di bawahnya mencapai 38 orang, jauh dari standar dasar 1 banding 15 yang ditetapkan Direktur Autopilot. Medrano telah melaporkan kekhawatirannya kepada atasan, Pete Scheutzow, tetapi diabaikan. Pengabaian ini diduga menyebabkan kecelakaan, termasuk situasi tidak aman dengan pihak ketiga yang mabuk, saat Medrano masih bertugas.
Medrano kemudian dipecat dari Tesla karena mencoba menangani masalah keselamatan dan membuktikan adanya penahanan sumber daya perusahaan. Dalam gugatannya, dia menuntut pengembalian jabatan yang ditinggalkan serta kompensasi finansial, termasuk penghargaan ekuitas yang belum diberikan, gaji masa depan dan sebelumnya, serta ganti rugi atas tekanan emosional, keluarga, dan finansial. Tesla belum memberikan komentar resmi terkait kasus ini. Gugatan ini menyoroti potensi masalah keselamatan yang berasal dari manajemen yang buruk dalam fitur FSD Tesla.
Bagikan
Berita terkait
Bupati Aceh Barat 'Haramkan' Lomba Panjat Pinang, Ternyata Karena...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 02.00
Korban Tewas Kapal Terbalik di Danau Kariba Zimbabwe Meningkat Jadi 80 Orang
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.24
Kemenhub Periksa Fasilitas Bandara hingga Operasional Penerbangan Setelah Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.07
Bandara, Layanan Navigasi Penerbangan, dan Pelabuhan di NTT Rusak karena Gempa
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 07.00