Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengganti Starlink Bisa Nyambung Langsung ke HP, Elon Musk Minggir

Amazon sedang mengajukan permohonan kepada regulator federal Amerika Serikat untuk meluncurkan jaringan internet satelit Direct-to-Device (D2D) yang menghubungkan langsung ke perangkat seperti ponsel pintar. Rencana ini mencakup peluncuran hingga 5.105 satelit sebagai bagian dari konstelasi yang bertujuan menyediakan konektivitas global, mirip dengan layanan Starlink Direct-to-Cell yang diluncurkan pada 2022. Layanan ini ditujukan untuk pengguna di daerah yang belum atau kurang terlayani jaringan nirkabel tradisional.

Amazon telah mengakuisisi operator satelit Globalstar senilai US$11,6 miliar (sekitar Rp209,9 triliun) dan berencana menggabungkan infrastruktur satelit serta spektrum Globalstar untuk mendukung D2D. Peluncuran layanan diperkirakan mulai tahun 2028, dengan lebih dari 390 satelit Amazon saat ini sudah di orbit dan rencana layanan awal pada akhir 2026. Target pengguna termasuk operasi darurat seperti pencarian dan penyelamatan, koneksi di lokasi kerja terpencil, serta rantai pasokan di wilayah sulit dijangkau jaringan terestrial.

Sebagai perbandingan, Starlink telah lebih dulu mengembangkan layanan serupa, Direct-to-Cell, yang mulai meluas pada 2025 dengan kemitraan bersama delapan operator di berbagai negara, termasuk T-Mobile (AS), Optus (Australia), dan KDDI (Jepang). Starlink juga telah mengakuisisi lisensi spektrum nirkabel dari EchoStar untuk mendukung jaringannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait