Pentagon Buka Pintu untuk ChatGPT dan Grok, AI Milik OpenAI dan Elon Musk Masuk ke Sistem Militer AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pentagon telah menambahkan ChatGPT Mil dari OpenAI dan Grok for Government dari xAI (perusahaan terkait Elon Musk) ke dalam platform AI amannya bernama GenAI.mil. Platform ini dapat digunakan oleh hingga 3 juta personel sipil dan militer AS untuk mengakses model AI generatif tanpa harus mengirimkan data sensitif melalui saluran konsumen biasa. GenAI.mil dirancang untuk menjaga keamanan data pemerintah sekaligigus memanfaatkan teknologi AI terkini dari perusahaan teknologi komersial.
Menurut laporan TechCrunch, lebih dari 1,7 juta pengguna unik telah mendaftar di GenAI.mil. ChatGPT Mil dikembangkan melalui program OpenAI for Government dan ditujukan untuk tugas rutin seperti administrasi, logistik, perencanaan, dan pengelolaan dokumen. Grok for Government, yang didukung oleh jaringan satelit aman Starshield AI milik SpaceX, difokuskan pada kebutuhan operasional militer, termasuk analisis, pengelolaan rantai pasok, dan kolaborasi yang lebih efisien.
Integrasi ini menandakan Pentagon beralih ke strategi penggunaan lebih dari satu penyedia AI, alih-alih bergantung pada satu perusahaan. Anthropic, pengembang Claude, tidak termasuk dalam GenAI.mil karena ditolak oleh pemerintahan Trump setelah menolak memberikan akses penuh dan mempertahankan batasan keamanan. Anthropic kini menggugat penetapan sebagai risiko rantai pasok tersebut di pengadilan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.56
Pentagon Kini Punya Versi ChatGPT dan Grok Sendiri
Berita terkait
Dituduh Antek Militer China, Raksasa Chip CXMT Gugat Pentagon
Detik.com · 1 September 2026 pukul 21.15
Hakim Berani Lawan Perintah Pemerintah, Pengusaha Happy
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.00
Kendali Tentara di Sekitar Presiden Saling Berselisih, Satu Menteri Nyatakan Mundur
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 19.47
ChatGPT-Roblox Makin Ketat Diawasi Aturan Digital Eropa, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 17.30