Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Hakim Berani Lawan Perintah Pemerintah, Pengusaha Happy

Hakim Pengadilan Federal AS, Rita Lin, memblokir keputusan Pentagon yang menetapkan perusahaan AI Anthropic sebagai risiko rantai pasok keamanan nasional. Keputusan ini merupakan kemenangan bagi Anthropic yang telah berjuang melawan pembatasan penggunaan model AI Claude untuk kepentingan militer AS. Hakim Lin menilai langkah Pentagon tidak berdasar dan merupakan bentuk pembalasan terhadap kritik perusahaan terhadap kebijakan pemerintah. Anthropic sebelumnya menolak keras penggunaan AI Claude untuk pengawasan domestik dan pengembangan senjata otonom, dengan alasan bahwa teknologi AI belum cukup andal dan berpotensi melanggar hak-hak sipil. Perusahaan kemudian menggugat pemerintah AS, menuduh Pentagon melampaui kewenangannya dan tidak memberikan ruang yang adil untuk pembelaan. Ini menjadi kasus pertama sejenis di mana perusahaan asal AS dicap sebagai risiko rantai pasok berdasarkan aturan pengadaan pemerintah. Anthropic menyambut baik putusan pengadilan dan menyatakan komitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah secara produktif. Namun, pertempuran hukum belum selesai karena perusahaan masih menghadapi gugatan terpisah di Washington, D.C. terkait penetapan risiko rantai pasok lainnya.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait