Perampok Gasak Rp 5,9 Triliun Lalu Kembalikan Rp 5 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang hacker berhasil mencuri sekitar 4.000 Bitcoin senilai US$340 juta (Rp5,9 triliun) dari Liquid Network, sebuah jaringan settlement kripto yang dikelola oleh Blockstream. Insiden ini terungkap melalui pengakuan jaringan tersebut di platform X pada akhir pekan ini. Liquid Network, diluncurkan pada 2018, sementara menghentikan operasionalnya untuk menyelidiki dan memperbaiki masalah keamanan yang dieksploitasi. Hacker yang diidentifikasi sebagai 'white hat' diduga memanfaatkan sebuah bug atau celah keamanan untuk menarik aset dari dompet jaringan. Menariknya, setelah Blockstream berhasil memperbaiki bug tersebut, sebagian besar aset kembali dikembalikan. Sekitar 3.400 Bitcoin dari total yang dicuri telah dikembalikan, meninggalkan sekitar 600 Bitcoin (US$47 juta) yang masih berada dalam kendali hacker. Operasional Liquid Network akan tetap dihentikan sementara sambil dilakukan perbaikan dan peningkatan sistem keamanan tambahan sebelum kembali beroperasi penuh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 18.30
Bitcoin Melemah 0,89%, Usai Harga Minyak Tembus US$101 per Barel
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.59
Bitcoin-Ethereum Menguat dalam Sepekan, Investor Cermati Suku Bunga The Fed
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 01.10
Siapa Malone Lam? Remaja Singapura yang Melakukan Perampokan Kripto Terbesar di Dunia
Detik.com · 9 September 2026 pukul 19.15
Hacker Curi Bitcoin Rp 5,9 Triliun, Tiba-tiba Sebagian Dikembalikan
Berita terkait
Bitcoin Turun ke Rp1,38 Miliar, Reli 21% Mulai Kehabisan Tenaga?
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 12.57
Arus Masuk ETF Bitcoin AS Tembus USD3,8 Miliar, Minat Institusional Tetap Kuat
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.55
Bitcoin Tembus US$80.802, Harapan Suku Bunga Fed Jadi Bahan Bakar
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 13.30
Bitcoin Hari Ini Turun 0,29%, Bertahan di Rp1,37 Miliar
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 14.40