Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Peringatan 16 Pemenang Nobel: Hati-hati AI Rebut Kerjaan Manusia

Lebih dari 200 ekonom, peneliti, dan pelaku industri, termasuk 16 peraih Hadiah Nobel, menandatangani surat terbuka berjudul 'We Must Act Now' yang memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) berpotensi mengubah tatanan ekonomi global secara radikal dalam waktu singkat. Surat itu memprediksi kemampuan AI akan jauh lebih kuat dalam 10 tahun ke depan, memicu transformasi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya, bahkan lebih besar dari Revolusi Industri namun terjadi lebih cepat. Para pakar mendesak pemerintah dan industri segera bertindak untuk meminimalkan dampak buruk, terutama risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) skala besar. Di sisi lain, AI juga membuka peluang peningkatan standar hidup yang signifikan, tetapi risiko dan manfaat tersebut tidak akan terkelola tanpa pemahaman mendalam tentang dampaknya terhadap tenaga kerja global. Surat ini tidak menawarkan solusi konkret, melainkan bertujuan membangun kesadaran publik. Menurut ekonom Stanford Erik Brynjolfsson yang mengoordinasikan surat, terjadi pergeseran pandangan di kalangan akademisi, namun masih ada celah dan ketidaksiapan besar menghadapi 'tsunami' perubahan yang akan datang.

Berita terkait